Rss Feed
  1. Sajak Dayung Tunggal

    Sunday, April 26, 2015



    Tunggal
    Tak berpantul selayak cermin
    Bayang pun acuh
    Tunggal
    Tanpa gaung berganda
    Bisu berdesing sunyi
    Memekakan telinga tanpa suara

    Kau!
    Pengembara congkak berbekal tongkat
    Tapi tak cukup nyali
    Masih berpaling ke belakang langkah
    Menunggu cinta lama kembali?
    Ah, Tak bernyali!
    Rasanya janji tersangkut dalam buai mimpi

    Aku pendayung perahu di atas sungai tak berpenghuni
    Merapatkan diri di bibir air, menatap nanar selaksa hutan
    Gelap tak tersentuh nyawa
    Hanya resah menghitung hitung hari yg rontok percuma
    Menunggu siapa?

    Tak mampukah mendayung sendiri?
    Topanglah raga hati walau rapuh utk berdiri
    Karena tak akan berlabuh jika berdayung mundur dgn lelaki tak bernyali
    Biar dia mengubur lampaunya dulu
    Baru sudi menyapa kembali

    23.23
    Jakarta, 25 April
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment