Rss Feed
  1. Luka Dalam Kagumku Akan Kamu

    Wednesday, December 25, 2013




    Malam ini terasa begitu gigil
    Menyudutkan sepi berbalut duka yang semakin perih

    Luka tak mampu lagi kututupi
    Mataku terlalu bicara banyak tentang tega yang kau berikan

    Rindu akan sosokmu terlalu menggangu malam malamku
    Cobalah untuk sejenak mengerti tentang kata yang lama tertahan dibibirku
    Tentang cinta yang kelu terpendam dalam hati

    Cinta kita indah dalam diam, hanya tatapmu yang bercerita banyak tentang kasih
    Tapi, hari ini aku tak tau mau berkata apa
    Kau melenggang ringan meninggalkan aku dengan kata yang belum sempat ku ucap

    Menantimu, hanya sekedar ingin melihat senyummu sejenak
    Mendengar cerita tentang kamu, bahagia dengan hebatmu
    Tiap butir doa dipenghujung shalat, mengucap teratur namamu

    Tapi memang,
    Tidak semua keinginan harus didapatkan, kau mengajarkan aku tentang Ikhlas dengan perih..

    10.40 WIB
    25 Desember 2013
    Sekret DEMA FST
    |


  2. Sepucuk Rindu

    Sunday, July 21, 2013



    Malam-malamku sudah terlalu sesak akan mimpi tentangmu
    Jarak dan waktu telah mengajarkan kita tentang perihnya rindu

    Malam ini kau telah mematahkan jarak sebagai alasan tertundanya pertemuan kita
    Kau datang ke kotaku
    Tapi aku belum jua mampu mengurai waktu untuk bisa menemuimu
    Kita bukan tidak berjodoh, hanya saja belum waktunya

    Ketika yang begitu dirindukan bertandang namun tak jua bisa ku pandang

    Tunggu aku di Kotamu


    23.00
    12 Juli 2013
    |


  3. Bayang Cinta

    Sunday, February 17, 2013



    Pagi merangkak semburatkan sinar mencoba percikan semangat
    Kutegakkan lagi kaki tuk sedikit menapak
    Terpuruk bukan pilihanku, tapi hati terlalu lelah untuk bermain

    Bait manis yang selalu kau ucap bagai bayang yang tak pernah nyata
    Melambungkan dalam khayal
    Aku tak ingin menuntut lebih,
    Hanya ingin nyata tanpa harus tertipu dalam harap semu

    Kau sajikan lagi hangat dalam peluk cinta yang tak pernah kurasa
    Tapi mengapa kau tak datang disaat kelam?
    Pernahkah kau mengerti, menantimu terlalu mempermainkan emosiku

    Jangan lagi kau berikan aku kata ambigu dalam sunyinya cinta

    09.33
    24 Maret 2012
    |


  4. Permainanmu

    Saturday, February 16, 2013



    Pagi ini lagi-lagi kau hantarkan gelisah dengan tega
    Aku lelah mencarimu

    Aku tak mengerti mengapa permainanmu terlalu perih untuk kulalui
    Jangan pernah coba membuatku membencimu
    Karna kau terlalu indah untuk kulupa

    Tawa yang kemarin kau bagi kini hanya mengiris memori lama
    Untuk apa kau lukis galau dalam cerita kita?

    Rasa yang dulu terkubur rapi dalam harap yang kosong ini kau bongkar hanya untuk hadirkan air mata

    10.05
    25 Maret 2012
    |




  5. Pagi ini kelabu merambat hantarkan sunyi
    Sekelam-kelamnya jiwa, sepekat gelapnya hati tanpa cinta
    Aku tak tau bagaimana caramu mengukir luka, titipkan perih yang menganga

    Di tengah bekunya rindu akan kau, kau pergi bersamanya
    Salahkah jika cinta yang lalu berhasil kau undang? Tapi kau melenggang tanpa nurani

    Jangan lagi kau nyanyikan lagu cinta tanpa nada
    Karna air mata telah bosan ku hadirkan hanya karna kau

    Mengapa harus kau rusak bingkai cerita kita yang  dulu tanpa noda?
    Aku tak bisa lagi berdusta,
    Kau ciptakan cinta, dan hadirkan benci tak terkira


    Kostan Pelangi
    08.08
    17 April 2012
    |


  6. Rindu Menggila

    Friday, February 15, 2013



    Kubaca lagi pesan singkatmu semalam, tersenyum lagi..
    Hanya lima kata, tapi terngiang sepanjang perjalananku pagi ini
    semangatku berbeda sekali, tak sabar ingin menemuimu hari ini

    Menikmati angin yang tak bosan menyapaku
    Menghantarkan aku beserta rindu yang semakin kental
    Rasa ini terus menjalar, tanpa aku mengerti dtatang darimana'
    Yaa, aku tak perlu mengerti, hanya ingin merasakannya

    Kita bertemu di tempat yang tak kuduga,
    sekilas,
    Tapi mampu membuatku tersenyum dan tak henti tertawa seharian ini
    Matamu tadi pagi terlalu nakal menyapaku, aku menyukainya

    Terlalu gila untuk mengatakan rindu padamu
    Tapi yaa, aku gila
    Aku gila mencintaimu

    Janjiku, akan menyimpan rindu dengan kegilaan ini sendiri..
    Aku hanya ingin terus ada bersamamu :)

    02.26
    08 Februari 2013
    |




  7. Merindu damai, menanti akhir
    Sunyinya malam belum mampu tularkan damai nan tenang pada jiwa
    Seakan bergemuruh hancurkan kalbu
    Merindu cinta yang sudah lama tak sapa surgaku

    Aku tak tau apa  yang salah dengan hidup
    Tak ingin melukai hati yang terlalu tulus mencintaiku
    Tak ingin melihat luka tergores perih di hatinya
    Tapi aku tak mengerti akan pinta jiwa yang semakin ringkih itu

    Kadang akhir yang selalu kunanti
    Walau ku tak tau seperti apa bentuknya
    Aku hanya ingin kau tau bidadariku, aku rindu damai..

    18 Januari 2012
    00.43
    |


  8. Senyum Rembulan

    Thursday, February 14, 2013



    Aku suka kelam pekat malam
    Tanpa cahaya hanya berteman bintang yang tengah bersenandung dengan bulan

    Aku merindukanmu yang lalu berbagi cantiknya bulan padaku
    kemana senyumanmu waktu itu?

    01.46
    13 Agustus 2012
    |


  9. Kamu dengan Unikmu

    Wednesday, February 6, 2013


    Siang ini menyengat sekali
    Panas memusingkan seperti saat di Sriwijaya lalu
    Ketika kau mulai menegurku dan kita akhirnya saling mengenal

    Kamu, unik membawa tanya dengan tak lupa membubuhan kagumku
    Berdiri sendiri dengan tak lepas tanggung jawabmu
    Kamu itu baru ku temui dengan menarik
    Selalu membosankan dan jenuh melihat yang lain dengan sampul sepertimu
    Aku tak tau apa yang membuatmu membubuhi rindu di fikiranku
    Menghadirkan getar ketika mendengar suaramu
    Yaa kamu unik dengan enjoymu

    Lama aku ingin bertemu yang sepertimu
    Berani berbeda denganku, dan mampu mengaturku

    Telah ku catat janjimu dipertemuan terakhir kita
    Aku akan datang ke kotamu
    Sekedar bertemu dan mendengar lagi suaramu

    02.16
    27 Desember 2012
    |


  10. Ajari aku untuk tak lagi mencintaimu
    Berhenti menyulam rindu, karna hanya luka di jari yang selalu ku tusuk tanpa henti..

    KM 26
    02.55
    22 April 2012
    |



  11. Jalan setapak berhias bayangmu menemani langkahku malam ini
    Tak pernah bosan dan selalu kunanti

    Katamu, malam itu romantis
    Duduk berdua dengan menu yang sama
    Tak habis kata hingga larut tanpa sadar

    Malam ini aku lihat bangku yang malam-malam sebelumnya kita isi
    Kosong membeku berselimut bekas hujan tadi sore

    Aku tak menunggu kata cinta dari bibirmu
    Hanya hadirmu yang tak pernah gagal hadirkan tawa

    Kau ceritakan lagi kagummu padanya
    Begitu istimewa gadis itu untukmu
    Yang aku tak mengerti, mengapa aku menunggu cerita-ceritamu itu
    Ya, aku hanya butuh hadirmu..

    19.08
    08 November 2012
    |



  12. Bising malam ini tak jua penuhi fikiranku
    Terlalu sesak akan bayangmu yang tak bosan melukis perih akan rindu
    Gemerlap malam ini tak jua lewati celah terobos kelam hati
    Meringkuk ringkih dalam bingkai kenangan manis yang kian mengiris

    Ku tatap lagi jalan yang lalu kita telusuri berdua
    Di bawah temaram menerobos malam
    Tak peduli bulan cemburu menyaksikan
    Tapi itu hanya satu goresan dalam kosongnya dongeng tentang kita

    Tak kah kau bosan bertamu dalam mimpi-mimpi malam gelisahku?
    Tak kah ingin kau penuhi absen senyummu dalam tiap pagiku
    Aku lelah menantimu dalam kata-kata kosong tanpa makna

    Jika benar rindu itu
    Jika benar kasih itu
    Tak mungkin kau sudi biarkanku mengemis tawa dalam kelabunya kisah ini
    Aku hanya merindu kau yang lalu

    19.22
    7 April 2012
    |


  13. Mata sendu itu tak akan terhapus dari memoriku
    Terngiang tanpa henti, tapi tak jua kutemui
    Berkata banyak dalam tatap yang tak ku mengerti apa


    Cinta kita sudah terlanjur membisu
    Diam dalam kata, tapi bercerita dari mata
    Aku merindu ceritamu yang lalu
    Penuh celoteh makna, anggun kisahkan cinta

    Berikan aku sedikit cerita, agar tak henti album kita terukir
    Dekaplah aku dalam setapak jalan renta ini
    Temani aku habiskan lembar kosong nyawa yang tersisa

    Hantarkanlah kata yang tak pernah habis ku rindui
    Aku menanti..

    01.27
    15 July 2012
    Dermaga
    |



  14. Lembayung senja meringkuk malu menutup terang di hari ini
    Malam merangkul mesra hantarkan cerita yang lama tak ingin ku dengar
    Dinginnya malam memeluk erat menambah pilu bingkai kata

    Terlalu tenang untuk lagi terusik bayangmu
    Terlalu lama bodoh karna terhenti pada titik yang beku
    Sudahi cerita, biarkan semua kosong tanpa arti

    Kelam ini terlalu sunyi memekakan telinga
    Hingga terdengar lagi rindu yang bosan menangis
    Karna hati hanya berputar pada bayangmu

    20.58
    27 Oktober 2012

    |


  15. Kereta

    Sunday, February 3, 2013

    Kereta adalah rekam cerita masa kecilku, dimana semua mimpi terasa begitu mungkin :)


    |




  16. Perjalanan itu menyimpan luka bercampur rindu tak terperi
    Perjalanan itu menyimpan kisah tanpa usai
    Berliku dan berlubang, dan mungkin akan terjatuh

    Kita tidak selamanya harus lurus berjalan,
    karna ada saatnya umtuk belok dan mungkin mencari jalan yang benar ketika kita harus tersesat

    Jalanan itu adalah panggung kehidupan
    Bisa pamer kekayaan, bisa pamer ego, bisa menunjukan ikhlas dan kemiskinan
    Jalanan itu adalah sastra paling romantis
    Mampu menyusun kata demi kata merangkai makna dalam cerita

    Aku menyukai perjalanan,
    didalamnya aku mampu merenungkan segalanya
    Mampu menceritakan semua yang kurasa
    |


  17. Kisah Rindu Makna

    Saturday, February 2, 2013


    Bau hujan tercium menenangkan jiwa yang tak tau arah
    Malam begitu mesra memeluk erat kata, hingga sayang untuk terlelap
    Saat ini tarian kata yang ku rangkai untuk hari baru
    Jangan lagi dustai hati, karena tersenyum itu damai

    Peri yang tak pernah mengerti akan tujuan,
    berputar hanya pada satu titik, tanpa mencoba untuk memahami
    Kata tentangmu tak akan pernah habis ku ukir
    Tapi hadirmu terasa kosong tanpa makna

    Mungkin ini titik nadir dari cinta yang begitu kaku
    Rasa itu kurasa sudah pudar, tapi jemariku tak jua henti goreskan kisah tentang kau, tanpa aku

    Terima kasih karena kau telah memberi nyawa pada bait-bait puisiku...

    21.12
    1 Januari 2013

    |



  18. Malam ini kunikmati dengkur mesra tidurmu dalam kelam menenangkan
    Hangat mendekap tularkan cinta yang selalu ku rindu
    Pelukmu malam ini tak pernah ingin ku lepas, engkau penjagaku

    Tiada lagi yang kunanti saat mata terbuka esok pagi
     Taburan senyum terukir indah sejukkan jiwa
    Tiada kata yang pantas wakili cintaku pada kasihmu
    Hangat genggam tanganmu melepas semua gundah

    Bidadari manalagi yang secantik dan sehebat engkau?
    Aku mencintaimu dengan seizin Allah, Ibu...


    Merindukan lagi pelukanmu tadi pagi...
    00.51
    2 Syawal 1433
    20 Agustus 2012
    |




  19. Menapakkan kaki di Lempuyangan, menghirup udara yang semilir menyapa hangat
    Aku tak sabar untuk lagi bermalam bersamamu
    setiap sudut menghantarkan damai bersampul senyum yang tak pernah luntur
    Inilah kota yang tak luput dari rindu

    Malam ini aku sempatkan duduk-duduk di pelataran
    Bercengkrama dengan rembulan yang masih malu-malu menampakkan diri
    Celoteh lirih si bapak tak habis seiring malam yang semakin larut
    Tak bosan aku meresapi, kata demi kata

    Hanya damai tujuannya, tentram, penuh salam ramah
    Kota ini sangat damai menjaga budaya sejuta pesona
    Aku telah jatuh cinta, semalam dua malam tak cukup menghabiskan ceritamu
    Nyaman, menenangkan tanpa ego memuakkan

    Aah, Yogyakarta
    Kota nyaman yang tak pernah habis cerita
    Izinkan aku untuk lagi bermalam denganmu..

    Malioboro, Yogyakarta
    22 Januari 2013
    00.25
    |