Rss Feed
  1. Sapa Semu Untuk Nona

    Sunday, May 3, 2015

    Seharian ini Jakarta hujan
    Sederas deras rindu, selekat dingin hadir memeluk nona

    Lalu puisinya kembali menari
    Berputar makna tak mau lekang dari bayang prianya
    Apakah semu?
    Ia tak tau

    Sepucuk cinta yang ia mengerti
    Sapa kosong pertengahan malam tadi
    Dan tak lagi berpantul setelah jawabnya dengan buncah hati
    Sungguh nona menanti seharian ini,
    Lagi lagi berteman hujan tiada henti

    Lalu nona mengeja kata cinta satu setengah purnama kemarin
    Tersungging senyum, walau matanya basah tak mampu tertutupi
    Cintanya belum jua luntur, semakin lekat di antara sunyi
    Menunggu tuan sudi sudahi permainan menggores hati
    Jangan lagi lukai, tulus hatinya hanya ingin dihargai

    16.36
    Jakarta, 3 Mei 2015

    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment