Rss Feed
  1. Terlalu Dungu Karena Menunggu

    Thursday, January 26, 2012


    Hujan semakin larut temani malam
    Hiasi galau yang gigil akan rindu
    Pernahkah kau mengerti akan hati yang pilu menanti?
    Ratapi rasa yang tega bergumul dalam hati

    Dingin mulai merasuk dalam sukma yang haru
    Air mata telah bosan mengalir dalam acuhmu
    Aku tak mengerti akan hati,
    Mendusta nyata tentang asa yang tak jua lekang

    Matamu tak beri arti dalam bisu yang memuakkan
    Bodoh dalam takut yang kalut
    Sudahlah, buang saja semua tawa yang dulu sempat ia bagi
    Luka terlalu banyak tergores dari tatapnya

    Diam bukanlah pintaku
    Tapi bibir terlalu kelu untuk berucap
    Dan mata terlalu nanar untuk menatap
    Terlalu dungu, karena aku tetap menunggu..

    22.02
    18 januari 2012
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment