Rss Feed
  1. Senyum Penghangat Gigil

    Monday, January 23, 2012

    Bekunya hujan tak mampu pulihkan gejolak yang menari
    Selalu hangat sisipkan makna dalam mata
    Dingin ini tak pernah habiskan indah yang kau sapa
    Biar diam dalam kata, tapi kita hangatkan jiwa


    Tawamu tak pernah pupus dari telinga
    Bergaung menggangu mimpi, titipkan galau dalam hujan
    Aku tak tau apa yang kucari dari rintik malam itu
    Terlalu indah membekap kita dalam bisunya kota

    Tak pernah kutau bahwa senyummu terlalu melekat dalam hati
    Hantarkan kata yang blm sempat kau ucap
    Tapi matamu telah berbincang banyak, tentang makna yang kunanti

    Ingin kusimpan senyummu, untuk teman penghantar beku, pengisi rintik dan habiskan hujan dalam hangatnya rindu

    04.09
    04 Oktober 2011
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment