Rss Feed
  1. Terbelenggu Rasa

    Thursday, January 26, 2012

    Malam kian turun hantarkan kelam
    Berteman bulan yang sedaritadi lukiskan senyummu
    Mungkin ini rindu, karna lama tak bersua
    Walau sunyi akan kata, tapi aku ingin jumpa


    Seruan angin menghela membawa harum mu
    Bangkitkan rasa ini kian dalam
    Tabir rembulan memancar muram
    Seolah tak akan ada harap ku pada mu

    Tak ingin lagi kubuka harap yang telah membeku
    Tapi senyummu terlalu ambigu untukku
    Semburatkan rasa yang ku tak tau mengapa tega mengendap dalam kalbu

    Tak dapat ku elakan rasa
    Seribu kali ku bantah kata
    Perasaan cinta yang ada
    Sadarlah engkau wahai pujangga

    Rintik air mentes dipalung mata
    Inginkan dirimu yang ku cinta
    Mendekap hangat penuh rasa
    Mengakhiri rindu yang membara

    Ku rangkai lagi asa yang telah koyak
    Menjalar lagi rindu yang sesakkan dada
    Aku hanyalah hati yang ringkih menanti pelukan senyummu
    Tetap menanti, walau tercabik tanpa rasa

    Tertegun oleh kesabaran sang waktu untuk sebuah jawaban
    Menarik jiwa tetap berada dalam lingkar pilu
    Logika yang semakin terpuruk akan sebuah rasa
    Membuat hati tertatih ucapkan rindu

    23.49

    19 januari 2012

    bersama Citra Kenanga Syaifullia
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment