Rss Feed
  1. Puisi Adik : Ketidakadilan

    Saturday, April 9, 2011

    Malam, 8 april 2011, adikku, Chairul Arifin menghampiriku yang tengah beristirahat di kamar.
    "Kak, baca deh puisi ilul" disodorkannya sebuah buku tulis kehadapanku.

    Ketidakadilan
    oleh : C. Arifin

    Sungguh kelam, sungguh buta
    Di manakah keadilan di negeri ini
    Aku tetap berdiri di sini menantinya
    Mereka para perebut hak rakyat kecil
    Melambai di luar sana

    Negeri ini gudang ketidakadilan
    Di manakah ia, kapankah ia akan kembali
    Sebagai air yang menetralkan semua
    Sebagai cahaya yang menerangkan
    Ku tetap menunggu keadilan

    8 April 2011

    Selesai membaca puisi itu, hatiku bergetar. "Bagus lul puisinya" ujarku,
    "Dari dulu sampai sekarang tetap tahan lama, itulah ketidakadilan" ucapnya sebelum keluar dari kamarku.
    |


  2. 1 komentar:

    Post a Comment