Rss Feed
  1. Menanti Salju Gurun

    Saturday, April 2, 2011


    Hati ini runyam
    Kusut
    Lebih runyam dibandingkan permainan rumus itu

    Di luar sana cerah
    Tapi entah mengapa cahayanya tak mampu tembus dinding hati
    Terlalu kuat, kokoh
    Kelam, suram
    Tak tampak setitikpun cahaya
    Mungkin sudah terlampau letih
    Tak mampu lagi dipermainkan

    Sudah terlalu banyak luka tergores di hati
    Hingga tak ada tempat lagi untuk kau ukir luka disana

    Aku bagaikan musafir menanti salju di gersangnya gurun


    Jakarta, 10 February 2010
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment