Rss Feed
  1. Merindumu Bagai Candu

    Friday, April 1, 2011

    Indahmu bagai pelangi yang selalu kurindu di teriknya pagi
    Bagai mega merah di sendunya petang
    Bagai rembulan yang menggantung anggun di megahnya malam

    Mungkin kau tak pernah mengerti betapa aku merindumu
    Aku yang selalu rindu akan senyummu

    Dikala merindumu sesaki relung jiwa, penuh akan engkau
    Yang akupun tak tahu,
    Mengapa bayangmu tak pernah lelah ada di hatiku
    Tapi, kau tak pernah ingin menoleh walau hanya sekejap untukku

    Mengertilah, merindumu bagai candu yang nyaris renggut nyawaku
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment