Rss Feed
  1. Rintihan Takut Berselimut Kabut

    Monday, November 10, 2014



    Aku takut, begitu kalut hingga mata berkabut

    Ternyata dinginnya malam tak mampu memeluk emosi yang menyakitkan, hingga harus ku muntahkan
    Mengalir berdebar hingga ujung nadi
    Apakah ini harus mengguncang kalbuku sekeras itu?

    Aku takut, begitu kalut hingga mata berkabut

    Karena kata bisa menjadi begitu jahat memekakan telinga jika terus berulang dengan kejam
    Aku hanya rindu sunyi menemani setiap sejuknya nafas berhembus
    Harmoni sunyi yang tercipta akan lebih memanja di telinga
    Tetapi aku akan terlalu egois untuk berteman sunyi

    Merindu damai, mendamba cinta tanpa cela dendam
    Tak ingin lagi emosi dalam tiap sudut mata yang perih
    Tak ingin lagi getar dalam tiap keluh yang berputar bagai cinema
    Tak ingin lagi sesak dalam tiap ujung teriak malam hari
    Aku hanya ingin bermimpi dengan restunya

    Aku takut, begitu kalut hingga mata berkabut. gelap.


    11.34
    10 November 2014
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment