Rss Feed
  1. Mati Tak Terkecap Rasa

    Thursday, June 16, 2011


    Bulan tampak mengintip malam yang kian beranjak
    Aku tetap berdiri di bawah temaram tanpa tau arah tujuan
    Keram ini hambatku berjalan
    Hanya terpaku pada aspal tanpa ada ujung perhentian

    Di tempat sekosong ini, akupun tak bisa maknai hati
    Terlalu mati, hingga tak lagi terkecap rasa

    Penantianku tak pernah temui buntu
    Walau hati tak lagi mampu menapak
    Aku tak mengerti akan pinta jiwa
    Mungkin seulas senyum yang belum jua berjumpa

    14 Juni 2011
    |


  2. 3 komentar:

    1. iyoz said...

      jangan biarkan malam tenggelamkan jiwa yang hampir padam
      bulan hanya mampu tertawa dlm ksendirianmu
      beranjaklah...
      bergegaslah...
      temaram hanya akan hadirkan pilu kisah lalu
      penentian hanya sebuah bangkai tiram yg tak bermutiara..
      kau akan mengerti saat mentari terbangkan tetesan air malam tinggalkan kelam...
      dan hidup bukanlah mimpi... tapi hal pasti yg kan kita hadapi...

      by :iyoz
      jempol buat puisilo koi..

    2. hehehe tengkyu yaaaaa

    3. iyoz said...
      This comment has been removed by the author.

    Post a Comment