Rss Feed
  1. Sajak Cinta Terluka

    Wednesday, May 11, 2011


    Sajak duka tak pernah henti goreskan pena
    Tentang rasa yang mengalun bernama cinta
    Tak ada perih selain pilu

    Duka ini tak pernah usai kelabukan dunia
    Menggores tiap dinding hati dengan tintanya yang basah
    Tak ada yang kuasa menghapus, selain tulus dan pupus

    Sesimpul itu kau sunggingkan senyum
    Mencoba hadirkan sepercik cinta,
    meski kau tahu, luka itu masih menganga

    Inikah yang kau sebut damai?
    Merajut hidup dengan jarum yang selalu menusuk jari
    Sudahlah, kau obati dulu luka di jarimu
    Agar tak ada lagi noda di baju kusammu

    Jakarta, 9 Mei 2011
    *dengan bubuhan judul dari Rahmah Amalyah
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment