Rss Feed
  1. Karena Kita Selalu Berbalut Tawa

    Friday, December 5, 2014

    Disini, tempat kita ber abu-abu, akan hadir lagi derai tawa yang sama dalam sukses yang melengkung indah


    Malam terdengar bosan menanti kisah yang telah lalu
    Tentang cinta yang merekah dalam semangat belajar dimasa abu abu
    Kawan, tahukah kamu, malam ini aku rindu masa itu

    Tawa renyah tanpa cela tak pernah lepas dalam pelukan kita
    Berbagi suka walau duka tak pernah sirna dari mata
    Tapi tak ada yang kami pinta, kecuali bersama habiskan waktu dalam canda

    Telah lama kita tidak bersua tampa absen seorangpun jua
    Tapi harap itu tak pernah luput dalam dada
    Karena rindu telah sampai ke puncak, dan aku tak tau kapan akan terobati

    Kawan, aku masih tak ingin berbincang tentang jarak
    Jarak yang telah menanti kita di persimpangan sana
    Yang tidak lama lagi akan kita lalui bersama
    Tapi aku tidak suka itu, karena terlalu banyak arah di sana yang bersedia pisahkan tempat kita berpijak
    Tapi ingat kawan, hati kita akan tetap bersama tanpa sudi berpisah
    Menyatu seperti layaknya dulu kita dalam abu abu

    Hangat itu tak akan pernah berubah temanimu meniti langkah menuju indah
    Karena jiwa kita telah berjanji
    Disini, tempat kita ber abu-abu, akan hadir lagi derai tawa yang sama dalam sukses yang melengkung indah


    22 Juli 2011


    Masa muda adalah masa yang berapi-api, dan masa SMA katanya adalah masa yang paling indah.
    Setidaknya keindahan yang tak pernah usai di masa abu abu itu terekam jelas dalam sebait dua bait puisi ini.
    Puisi ini sudah tiga tahun lalu aku tulis, dan ditemukan kembali di draft message mobilephone salah satu sahabat di SMA. Senangnya menemukan karya yang masih tersimpan oleh sahabat.
    Terima kasih kawan kawan SMA ku, begitu bersyukur bisa mengenal, bersaudara dan menjadi salah satu dari kalian. Karena kalian tak ternilai :) 
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment