Rss Feed
  1. Merindu Senyummu

    Monday, February 20, 2012

    Gerimis satu persatu mencoba basahi tanah

    Selimutkan malam dengan dingin membeku
    Aku tak mengerti mengapa sunyi masih saja berteman dengan hati
    Walau tawa tak pernah alpa dari bibir, sekedar menutupi

    Pagi yang selalu dinanti tak jua datang
    Tapi menunggunya tak pernah habiskan bosan, walau harus sesepi ini


    Senyumnya terlalu indah untuk kutangisi
    Aku akan bahagia melihat senyum itu walau bukan untukku
    Rindu terlalu kental untuk dinodai cemburu

    Tak ada lagi yang bisa membuatku terjaga sedini ini
    Tak ada tangis, tak ada senyum
    Semua hampa tanpa rasa
    Hanya satu yang kutau pasti
    Aku merindu senyummu

    01.46
    10 Februari 2012
    |


  2. 0 komentar:

    Post a Comment