Rss Feed
  1. Temaram Hati yang Muram

    Wednesday, June 8, 2011



    Senja ini tak kulihat mesra alam mendekat
    Mungkin marah karena tak ada lagi ramah
    Kini, kulepas mentari dengan getir
    Dan menanti rembulan dengan hati ketir

    Ia yang sedaritadi tanpa geming,
    keras tak terpecah
    Hatinya terlalu rapuh untuk kusentuh
    Hingga tak ada yang mampu halau awan kelabu di matanya yang kaku

    Mata itu simpan luka seribu makna
    Hingga tak terbaca rasa apa yang menganga

    Bulan pun kembali ke peraduan malam
    Semburatkan temaram dalam hati yang muram

    5 Juni 2011
    |


  2. 2 komentar:

    1. ayudiba said...

      kereeeen khoiiii :) lanjutkan!

    Post a Comment