Membasuh pilu dalam kelam yang ikut mendekap kuat hingga nafas seakan sesak.
Ketika rindu sampai ubun-ubun, menjalar ke seluruh sendi dan relung
Ragaku seakan terhempas, terlepas dari jiwa.
Rindu ini kejam tanpa pelampiasan
Di lahirkan hanya untukmu,
dan kamu dilahirkan hanya untuk aku
Tuhan...
Itulah pintaku dalam sebait doa yang aku lantunkan ditiap ujung shalatku
Untuk selekat-lekat janji
Dan seindah-indah mimpi kita
Abadikanlah kisah cinta ini dalam balutan kasih asmara yang dihalalkan dari ucap akad
1420 km




