Rss Feed
  1. Sajak Pilu Menanti Damai

    Thursday, January 26, 2012


    Hujan di penghujung sore ini terlalu pilu, lukiskan duka beraroma lara
    Sajikan secangkir kisah yang telah bosan ditaburi garam
    Hangatnya luka belum jua sembuh dari memar
    Tapi biru akan melulu terlukis

  2. Malam kian turun hantarkan kelam
    Berteman bulan yang sedaritadi lukiskan senyummu
    Mungkin ini rindu, karna lama tak bersua
    Walau sunyi akan kata, tapi aku ingin jumpa

  3. Menjaga Senyummu

    Monday, January 23, 2012

    Sunyi pekakan hati yang telah lama kosong
    Getarkan cerita yang belum mau terusik
    Tetap menanti walau tercabik tak berperasa

  4. Malam ini lagi lagi sunyi hantarkan rindu
    Tentang takut yang kalut dalam hati
    Ingin ku intip hatimu,
    Agar kubaca bait apa yang tertulis di sana untukku


  5. Bekunya hujan tak mampu pulihkan gejolak yang menari
    Selalu hangat sisipkan makna dalam mata
    Dingin ini tak pernah habiskan indah yang kau sapa
    Biar diam dalam kata, tapi kita hangatkan jiwa


  6. Gaung Makna dalam Kalbu

    Tuesday, October 4, 2011



    Malam ini lagi lagi ku tak tau ucap apa yang bersuara
    Terlalu ngilu hingga beku rasanya
    Tak ingin kulihat luka bersua di senyummu
    Karna hanya makna yang singgah di jiwa

    Tak dapat lagi ku ukur galau dalam kalbu
    Terlalu pupus bersampul harap yang kelabu
    Aku tak tau asa ini bernama apa
    Yang ku tau hanya getar yang mengiang dalam kata

    Ingin kudengar lagi senandung harap yang kau gaungkan
    Tapi ku tau kalau aku tetaplah luka yang menganga
    Terlalu kosong, hampa, dan duka...

    03.49
    04 Oktober 2011


  7. Dendang lagu terdengar syahdu mengalun dalam rindu
    Menanti malam berganti malam
    Habiskan detik dalam berbait bait lirik

    Mungkin ini yang kubutuh disaat kau terlalu letih untuk dinanti
    Dalam tirai harap yang kau buka, tak ku lihat lagi teduh dalam jiwa
    Senyummu yang lalu sudah lama berbuah ambigu

    Denting melodi tetap bersampul harmoni
    Ciptakan sendu bernada pilu
    Temani rindu yang membeku

    Tak perlu kau hapus indah yang dulu tak sengaja kau ukir
    Karena hampa sudah penuhi tiap sudut kenangan itu

    02.19
    25 Juli 2010