-
Mati Tak Terkecap Rasa
Thursday, June 16, 2011
Bulan tampak mengintip malam yang kian beranjak
Aku tetap berdiri di bawah temaram tanpa tau arah tujuan
Keram ini hambatku berjalan
Hanya terpaku pada aspal tanpa ada ujung perhentian
Di tempat sekosong ini, akupun tak bisa maknai hati
Terlalu mati, hingga tak lagi terkecap rasa
Penantianku tak pernah temui buntu
Walau hati tak lagi mampu menapak
Aku tak mengerti akan pinta jiwa
Mungkin seulas senyum yang belum jua berjumpa
14 Juni 2011Diposkan oleh koikhoiriyyah di 3:30 PM | Label: Malam, Penantian, Puisi | 3 komentar | Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook |
-
Lapuk Menantimu
Saturday, April 2, 2011
Serupa batuKeras tak terlewati
Mungkin kau tak pernah mengerti hati lapuk yang menantimuYang terlalu lelah kau permainkan
Jika aku harus hilangkan bayangku dari megahnya harimuAku hanya ingin mengerti maksudmuApa arti semuaApa yang kau mauDiposkan oleh koikhoiriyyah di 1:23 PM | Label: Penantian, Puisi | 0 komentar | Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook |
Showing posts with label Penantian. Show all posts
Showing posts with label Penantian. Show all posts


